Halo...halo...minggu ini matrikulasi IIP Batch#3 masuk ke nice homework (NHW) yang ke-3 juga nih..syukurlah ada NHW,blog saya jadi ada isinya wkwkwkwkwk..meskipun cuma seminggu sekali. Asliiiii....minggu-minggu ini sedang ribet-ribetnya nih sering ditinggal suami tugas keluar kota jadi benar-benar sudah KO tak sanggup nulis...NHW lah yang membuat saya "memaksakan diri" untuk menulis :p
Biasanya sebelum jawab NHW, saya review dulu materinya tapi berhubung mata saya tak sanggup berlama-lama melototin komputer maka saya langsung jawab NHW aja yaaa...materinya nyusul deeeh :)
MENJAWAB NHW :
Junior : Masih bayi hampir 8 bulan sih..jadi belum begitu keliatan. Sejauh ini hal yang positif adalah dia lebih tenang dan jarang rewel, lebih ramah sama orang lain, mudah diurus, anteng, lebih mandiri dan ceria :) jadwalnya (minum Asi dan tidur malam) juga lebih teratur..semoga bertahan terus :)
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
Saya senang berefleksi, membangun hubungan dan persahabatan dengan orang lain, kata orang saya ramah :) mmm...apalagi yaa..dalam perenungan yang mendalam, kami belajar bahwa keluarga memang bukan segalanya tetapi melalui keluargalah kita belajar melayani, menghormati. Saya senang mengajak keluarga lain untuk belajar bersama tentang bagaimana mendidik anak didalam Tuhan meskipun baru sebatas sharing.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Sering kutemukan mindset yang keliru dari para orang tua yang hanya sekedar mengasuh anak tanpa mendidiknya dalam hal karakter. Tidak sedikit orang tua yang hanya mengejar prestasi akademik untuk anak-anaknya daripada mencari apa sebenarnya kehendak Tuhan bagi hidup mereka. Keluarga kami tentu bukanlah keluarga yang sempurna bahkan jauuuuh dari sempurna. Kami banyak kekurangan disana-sini. Tetapi jujur saja, beberapa kali kami mendengar tetangga dan teman-teman kami lebih sering memuji karakter anak kami Jojo dibandingkan kognitifnya (meskipun secara kognitif Jojo termasuk cerdas) mereka melihat bahwa Jojo anak yang taat, (meskipun kadang-kadang ngeyelnya kumat..namanya juga anak-anak yang sedang bertumbuh yaa...), sopan sama orang lain,dll. Tidak sedikit keluarga yang share ke kami bagaimana kesulitan yang mereka alami dalam mendidik anak-anak mereka, setelah melihat "output" dari anak kami Jojo juga passion kami dalam hal parenting. Ini merupakan jalan masuk bagi kami untuk melayani mereka dan belajar bersama teman-teman yang ingin bertumbuh didalam perjalanan parenting mereka. Oh ya, menjadi keluarga homeschooling juga merupakan peluang bagi kami untuk lebih fokus mengembangkan karakter anak-anak karena kami jadi lebih sering berkegiatan bersama mereka.
Well..that's all yaa..mata sudah makin redup nih...thx God..selesai juga tugas NHWnya..semoga diberikan kemampuan olehNya untuk membangun peradaban dimulai dari dalam rumah :) Amiiiiiin,,,,
Biasanya sebelum jawab NHW, saya review dulu materinya tapi berhubung mata saya tak sanggup berlama-lama melototin komputer maka saya langsung jawab NHW aja yaaa...materinya nyusul deeeh :)
MENJAWAB NHW :
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
Diminta bikin surat bo' buat suami..xixixixi..kebetulan beliau sedang jauh di Pattaya,Thailand sana jadi rasa rindu tak tertahankan akan sangat mendukung penulisan surat ini hahahaha...apalagi setelah online FB tadi liat status suami yang agak2 lebay menggelikan sekaligus bikin tambah kangen wkwkwkwk....saya tulis surat cintanya di blog ini ajalah..seru-seruan dikit..lagian ini blog keluarga kami pasti beliau juga akan baca, ntar kuminta dia kasih komen di kolom komentar hahahahahaha...
okok...suratnya kutulis disini yaaa..biar lebih "clean"
b. Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
Jojo : anak yang taat sama orang tua (ini modal utama untuk sebuah kesuksesan), kreatif, senang belajar, keingintahuannya besar, senang ngobrol, mulai terlihat dia seorang relater (pembangun hubungan/relasi), sayang keluarganya, mudah diajar.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
Saya senang berefleksi, membangun hubungan dan persahabatan dengan orang lain, kata orang saya ramah :) mmm...apalagi yaa..dalam perenungan yang mendalam, kami belajar bahwa keluarga memang bukan segalanya tetapi melalui keluargalah kita belajar melayani, menghormati. Saya senang mengajak keluarga lain untuk belajar bersama tentang bagaimana mendidik anak didalam Tuhan meskipun baru sebatas sharing.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Sering kutemukan mindset yang keliru dari para orang tua yang hanya sekedar mengasuh anak tanpa mendidiknya dalam hal karakter. Tidak sedikit orang tua yang hanya mengejar prestasi akademik untuk anak-anaknya daripada mencari apa sebenarnya kehendak Tuhan bagi hidup mereka. Keluarga kami tentu bukanlah keluarga yang sempurna bahkan jauuuuh dari sempurna. Kami banyak kekurangan disana-sini. Tetapi jujur saja, beberapa kali kami mendengar tetangga dan teman-teman kami lebih sering memuji karakter anak kami Jojo dibandingkan kognitifnya (meskipun secara kognitif Jojo termasuk cerdas) mereka melihat bahwa Jojo anak yang taat, (meskipun kadang-kadang ngeyelnya kumat..namanya juga anak-anak yang sedang bertumbuh yaa...), sopan sama orang lain,dll. Tidak sedikit keluarga yang share ke kami bagaimana kesulitan yang mereka alami dalam mendidik anak-anak mereka, setelah melihat "output" dari anak kami Jojo juga passion kami dalam hal parenting. Ini merupakan jalan masuk bagi kami untuk melayani mereka dan belajar bersama teman-teman yang ingin bertumbuh didalam perjalanan parenting mereka. Oh ya, menjadi keluarga homeschooling juga merupakan peluang bagi kami untuk lebih fokus mengembangkan karakter anak-anak karena kami jadi lebih sering berkegiatan bersama mereka.
Well..that's all yaa..mata sudah makin redup nih...thx God..selesai juga tugas NHWnya..semoga diberikan kemampuan olehNya untuk membangun peradaban dimulai dari dalam rumah :) Amiiiiiin,,,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar